Berita

Anang Hermansyah Jadi Mahasiswa S2 UNAIR, Kuliahnya Viral di Media Sosial

SURABAYA, Harianjatim.net – Musisi kondang Anang Hermansyah kini kembali menempuh pendidikan tinggi dengan menjadi mahasiswa program S2 di Universitas Airlangga, Surabaya. Momen perkuliahan Anang bahkan sempat viral di media sosial karena terlihat akrab dan santai bersama teman-teman sekelasnya, namun tetap serius mengikuti proses belajar.

Dalam studi pascasarjana tersebut, Anang mengambil fokus Pengembangan Sumber Daya Manusia (PSDM) dengan peminatan Industri Kreatif. Ia juga tengah menyiapkan tesis yang membahas performing rights dalam industri musik Indonesia, sebagai bagian dari upaya memperjuangkan hak-hak profesi musisi di Tanah Air.

Foto dan video aktivitas kuliah Anang yang beredar di media sosial pun menuai beragam komentar warganet. Banyak yang memuji sikapnya yang tetap rendah hati meski dikenal sebagai selebritas sekaligus mantan pejabat publik.“Anang tetap humble meski jadi seleb sekaligus mahasiswa S2,” tulis salah satu warganet dalam kolom komentar.

Humas Pascasarjana Universitas Airlangga, Denny Rosadie Kusuma, mengatakan bahwa Anang dikenal sebagai sosok yang ramah dan mudah berbaur dengan mahasiswa lainnya.“Kalau dari civitas UNAIR sendiri, beliau sosok yang humble. Termasuk istrinya juga sama. Jadi sama seperti mahasiswa lainnya meski dengan latar belakang seperti itu. Hal ini membuat semua tidak sungkan untuk ngobrol dan berdiskusi secara bebas,” ujarnya.

Denny menambahkan, keputusan Anang mengambil peminatan Industri Kreatif di program S2 PSDM juga berkaitan dengan perjuangannya saat menjadi anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia pada periode 2014–2019.“Mas Anang mengambil peminatan Industri Kreatif di S2 PSDM karena merupakan lanjutan dari perjuangannya ketika menjadi anggota DPR RI. Konteksnya lebih kepada memperjuangkan profesi musisi Indonesia,” tambahnya.

Menurut Denny, Anang juga merasa lingkungan akademik di Pascasarjana UNAIR sesuai dengan harapannya sejak lama.“Mas Anang merasa ekosistem pendidikan di Pascasarjana UNAIR seperti yang diimpikan sejak dulu, yaitu kuliah dengan ‘dosen rasa teman’. Para dosen tidak mematahkan, tetapi membantu membangun kerangka berpikir mahasiswa dalam melihat permasalahan dengan lebih baik,” jelasnya.

Ia juga menegaskan bahwa berbagai momen kebersamaan Anang dengan mahasiswa lain yang ramai di media sosial terjadi secara alami.“Kalau cerita serunya mungkin sudah banyak di media sosial, seperti saat Mas Anang kuliah di kelas atau nongkrong bersama di taman depan gedung pascasarjana. Semua itu benar-benar terjadi secara natural, bukan pencitraan,” tutup Denny.

Show More

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button