Berita

Bupati Ipuk Ajang BMX Supercross 2026 Dongkrak Ekonomi Lokal

Banyuwangi, harianjatim.net ​- Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestaindani mengemukakan kompetisi balap sepeda BMX Supercross 2026 selain memfasilitasi anak muda setempat juga mampu mendongkrak ekonomi lokal di ujung timur Pulau Jawa itu.

​”Itulah yang menjadi dasar kami menggelar kompetisi ini, meski di tengah efisiensi anggaran, karena berkat kolaborasi dan sinergi banyak pihak kompetisi ini bisa terselenggara,” kata Ipuk saat pembukaan Banyuwangi BMX Supercross 2026 di Sirkuit Internasional BMX, Kecamatan Muncar, Banyuwangi, Jawa Timur, Sabtu.

​Kompetisi balap sepeda BMX yang diikuti 331 pembalap dari berbagai provinsi di Indonesia serta mancanegara seperti Thailand, Singapura dan Filipina ini, katanya, mampu menciptakan perputaran roda ekonomi bagi warga setempat, utamanya di sekitar sirkuit yang berstandar olimpiade pertama di Asia Tenggara itu.

​Menurut Ipuk, banyak warga membuka usaha seperti kuliner, sewa kendaraan, jersei hingga rumah mereka dijadikan penginapan, dan bahkan sejak satu bulan sebelum kompetisi dimulai banyak rumah warga yang disewa para atlet dan keluarga mereka.

​”Dengan demikian, mulai pembalap ditambah official tim hingga keluarga mereka dari berbagai daerah dan mancanegara datang ke Banyuwangi dan mendongkrak ekonomi masyarakat,” katanya.

​Bupati Ipuk menambahkan, dengan konsistensi menggelar kejuaraan internasional ini menjadi pesan pada dunia bahwa Banyuwangi adalah rumah bagi para atlet dan pencinta balap sepeda.

​”Kami ingin memberi pesan, Banyuwangi adalah rumah yang ramah bagi para atlet dan pencinta balap sepeda,” tutur Ipuk.

​Sekretaris Jenderal (Sekjen) Indonesia Cycling Federation, Jadi Rajagukguk mengatakan kompetisi balap sepeda Banyuwangi BMX Supercross 2026 resmi dimulai di Sirkuit BMX Internasional Banyuwangi, selama dua hari, yakni Sabtu-Minggu (27-28/6).

​Kompetisi ini merupakan satu-satunya agenda BMX di Indonesia yang masuk dalam kalender resmi Federasi Balap Sepeda Dunia (Union Cycliste Internationale/UCI).

​”Terima kasih Banyuwangi telah konsisten menggelar kejuaraan internasional, BMX Supercross ini merupakan agenda resmi UCI dan masuk dalam kategori C1 yang memiliki poin tinggi, dengan demikian banyak peserta baik dalam maupun luar negeri yang ikut dalam kompetisi ini,” katanya.​(wa/an)

Show More

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button