
MALANG, harianjatim.net – Dinas Kehutanan (Dishut) Provinsi Jawa Timur (Jatim) menyatakan jalur pendakian Gunung Arjuno-Welirang ditutup sementara waktu akibat kebakaran hutan yang terjadi di kawasan Taman Hutan Raya (Tahura) Raden Soerjo.
Kepala Dishut Jatim Jumadi saat dikonfirmasi dari Kota Malang, Rabu, mengatakan penutupan yang diberlakukan guna memastikan keselamatan para pendaki.
“Yang terpenting adalah faktor keselamatan ya, sehingga kami tutup sementara (pendakian Arjuno-Welirang),” kata Jumadi.
Berdasarkan data sementara dari Dishut Jatim, kebakaran di kawasan Tahura Raden Soerjo terjadi pada Selasa (18/8) pukul 18.30 WIB di area Grid 903, 901, dan 854 yang terletak di Desa Pancalukan, Kecamatan Prigen, Kabupaten Pasuruan.
Informasi mengenai kejadian kebakaran itu diterima basecamp Sumber Brantas dari relawan yang melihat kepulan asap di sisi timur Lapangan Kotak.
Kemudian pukul 21.50 WIB basecamp Sumber Brantas menerima laporan dari relawan di puncak Kembar 2 yang menyatakan bahwa api terpantau sudah melebar ke jalur pendakian via Sumber Brantas.
Sekitar pukul 22.00 WIB petugas melakukan evakuasi kepada seluruh pendaki yang saat itu berada di semua jalur pendakian Gunung Arjuno dan Welirang.
Selain itu petugas juga melakukan penyisiran untuk memastikan tidak adanya pendaki yang tak terevakuasi.
Per hari ini sekitar pukul 05.00 WIB terpantau tiga titik panas atau hotspot berdasarkan aplikasi sistem pemantauan kebakaran hutan dan lahan (SiPongi).
Titik panas didapati berada di atas area Pondokan dan di sekitar Lembah Kidang.
Jumadi menyampaikan terdapat tiga regu dari Sumber Brantas yang diberangkatkan untuk menangani kejadian kebakaran.
“Berangkat jam 10.30-an WIB, sudah sampai di Lengkehan,” ucapnya.
Selain dari UPT Tahura Raden Soerjo, penanganan kebakaran di kawasan itu dari sisi Posko Sumber Brantas melibatkan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Batu, Masyarakat Peduli Api (MPA), dan relawan.
Kemudian dari Posko Kaliandra terdapat Dishut Jatim, BPBD Jatim, dan BPBD Pasuruan.
Dikonfirmasi terpisah, Kepala UPT Tahura Raden Soerjo Agustiningtyas Marini menyampaikan penutupan sementara jalur pendakian Gunung Arjuno dan Welirang dimulai per hari ini hingga batas waktu yang belum ditentukan.
Penutupan tersebut tertuang di dalam Surat Pengumuman Nomor.500.4.6.10/1276/123.7.2/2026.
Agustiningtyas memastikan pihaknya telah menyiapkan mekanisme penjadwalan ulang atau reschedule bagi para pendaki.
“Sudah disiapkan, menghubungi langsung ke admin,” ucapnya.
Berdasarkan unggahan di akun resmi Tahura Raden Soerjo, pengajuan jadwal ulang pendakian bisa menghubungi nomor 0851-5657-9564.(wa/an)








