BeritaDaerahNasionalPendidikan

Menteri PU Targetkan Pembangunan Sekolah Rakyat Tahap II Surabaya Rampung Juni 2026

SURABAYA, harianjatim.net – Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo mendorong percepatan pembangunan Sekolah Rakyat (SR) Tahap II di Kota Surabaya agar rampung sesuai target pada hari Minggu, 12 April 2026.

Dody Hanggodo menargetkan proyek tersebut selesai pada 20 Juni 2026 mendatang sehingga siap digunakan sepenuhnya pada tahun ajaran baru.

“Progres di Surabaya ini bagus, sekitar 45 persen dan kualitasnya juga baik. Secara umum, pekerjaan pembangunan SR yang dikerjakan Waskita dan mitra berjalan dengan baik. Di Kabupaten Sampang juga hampir 40 persen,” ujar Dody di Surabaya pada hari Minggu, 12 April 2026.

Dody mengakui memang ada di lokasi lain yang masih tertinggal, tetapi secara keseluruhan masih dalam kondisi terkendali dan terus dikejar.

Hingga saat ini, progres fisik pembangunan Sekolah Rakyat Tahap II di Surabaya telah mencapai sekitar 45 persen dengan kualitas pekerjaan yang dinilai baik.

Pekerjaan konstruksi tersebut didukung oleh 571 tenaga kerja yang terus dioptimalkan guna mempercepat penyelesaian proyek prasarana pendidikan tersebut.

Dody menegaskan bahwa pembangunan Sekolah Rakyat merupakan bagian dari program prioritas pemerintah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui penyediaan pendidikan yang layak dan terintegrasi.

“Ini kan program prioritas Presiden untuk mengentaskan kemiskinan ekstrem melalui pendidikan yang layak, khususnya bagi anak-anak dari keluarga prasejahtera. Caranya ya dengan menyekolahkan putra-putri mereka di sekolah yang proper dan baik, diasramakan, diberikan baju dan makanan bergizi,” tambahnya.

Sekolah Rakyat Tahap II di Kota Surabaya berlokasi di Kelurahan Kedung Cowek, Kecamatan Bulak, dan dibangun di atas lahan seluas sekitar 6,6 hektare dengan status lahan hak pakai Pemerintah Kota Surabaya.

Proyek ini dilaksanakan oleh kontraktor Waskita-CAG KSO (Kerja Sama Operasi) melalui Satuan Kerja Pelaksanaan Prasarana Strategis Jawa Timur.

Fasilitas yang dibangun mencakup ruang kelas untuk jenjang SD (Sekolah Dasar), SMP (Sekolah Menengah Pertama), hingga SMA (Sekolah Menengah Atas) dengan kapasitas hingga 1.000 siswa.

Selain itu, tersedia asrama siswa, rumah susun guru, masjid, gedung serbaguna, kantin, instalasi air bersih, hingga sarana olahraga seperti lapangan basket dan mini soccer.

Dody menekankan pentingnya menjaga komitmen penyelesaian pekerjaan agar percepatan konstruksi dapat berjalan optimal dan fasilitas segera dimanfaatkan pada tahun ajaran baru.

“Saya minta seluruh pihak harus menjaga komitmen agar pembangunan dapat selesai tepat waktu. Insya Allah kalau progres-nya sudah bagus seperti ini akan selesai sebelum 20 Juni. Sehingga pada 1 Juli, fasilitas ini sudah dapat dimanfaatkan untuk kegiatan belajar mengajar,” kata Dody.

Dalam kesempatan tersebut, Dody juga mengingatkan pentingnya penguatan koordinasi dan pengawasan di lapangan agar kualitas pekerjaan tetap terjaga serta tidak terjadi keterlambatan.

“Untuk yang masih tertinggal harus segera dikejar dengan langkah konkret di lapangan, termasuk penambahan tenaga kerja dan penguatan pengawasan,” ujar Dody.

Kementerian PU berkomitmen untuk terus mengawal pembangunan Sekolah Rakyat di berbagai daerah agar dapat selesai tepat waktu dan memberikan manfaat optimal bagi masyarakat pada hari Minggu, 12 April 2026.(wa/ar)

Show More

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button