
MADIUN, harianjatim.net – Pemerintah Kota Madiun, Jawa Timur mendukung pelaksanaan program rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) yang merupakan kolaborasi dari Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) bersama PT Sarana Multigriya Finansial atau PT SMF (Persero).
Plt Wali Kota Madiun F. Bagus Panuntun dalam keterangannya di Madiun, Minggu (3/5), menyatakan program kerja sama tersebut sejalan dengan arah pembangunan kota yang sedang terus diupayakan oleh pemerintah daerah setempat.
“Program ini sejalan dengan upaya kami dalam meningkatkan kualitas lingkungan permukiman sekaligus mendukung kesejahteraan masyarakat,” ujar Bagus.
Sesuai data, kegiatan tersebut nantinya menyasar dua wilayah kelurahan di Kota Madiun yakni di Kelurahan Madiun Lor dan Patihan.
Penanganan peningkatan kualitas perumahan dan kawasan permukiman kumuh di wilayah tersebut akan dilakukan melalui pola pemugaran atau peningkatan kualitas bangunan, khususnya bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR).
Adapun pola pemugaran tersebut difokuskan pada perbaikan komponen utama hunian yang mengalami penurunan fungsi, meliputi lantai, dinding, dan atap, sehingga diharapkan mampu meningkatkan kelayakan dan kenyamanan tempat tinggal warga.
Rencananya, sebanyak 60 unit rumah warga kurang mampu akan mendapatkan penanganan program RTLH melalui skema pemugaran tersebut di tahun ini.
“Pemerintah Kota Madiun menyambut positif program ini yang ditunjukkan dengan kesiapan pemerintah daerah setempat dalam mendukung pelaksanaan program,” kata Plt Wali Kota Bagus.
Program RTLH tersebut diharapkan menjadi langkah awal dalam percepatan penanganan rumah tidak layak huni di Kota Madiun, khususnya di wilayah yang menjadi prioritas, sehingga kualitas hunian masyarakat dapat meningkat secara bertahap.(wa/ar)








