Berita

Bulog–Disperindag Kolaborasi Stabilkan Harga Pangan Jelang Ramadan

Mojokerto, harianjatim.net – Perum Bulog Cabang Mojokerto menyiapkan 3 ton beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) bagi masyarakat di wilayah Kota/Kabupaten Mojokerto dan Jombang jelang Ramadhan tahun 2026 ini. Penjualan beras murah di ketiga kawasan itu merupakan program Pasar Murah yang diinisiasi Disperindag Kabupaten Mojokerto hingga beberapa waktu ke depan. 

Selain Bulog, Disperindag menggandeng sejumlah distributor pangan lainnya, seperti Wilmar, Sinergi Gula Nusantara dan PPS. 

Pembukaan program pengendalian inflasi ini di Kantor Kecamatan Kemlagi, Kabupaten Mojokerto, Rabu (11/02/2026) itu, pihak Disperindag menggandeng 9 UMKM binaan. 

“Pasar  Murah ini merupakan program antisipasi inflasi jelang Ramadan. Untuk hari ini pembukaan di Kantor Kecamatan Kemlagi, Sabtu (14 Pebruari 2026) di balai Desa Wringinrejo  Sooko jak 13.00 WIB dan Senin (14 Pebruari 2026) jam 17.00 WIB di balai Desa Medali  Kecamatan Puri, ” jelas Kepala Disperindag Kabupaten Mojokerto, Noerhono di lokasi. 

Menurutnya, pasar murah yang diselenggarakan Disperindag bertujuan menstabilkan harga dan menjaga daya beli masyarakat menjelang Ramadhan. 

Sementara itu, kepala Perum BULOG Kantor Cabang Mojokerto Muhammad Husin,  memastikan ketersediaan stok beras selama Ramadhan. Bulog akan melakukan penjualan beras murah melalui program SPHP serta Gerakan Pangan Murah (GPM) menjelang Ramadan 2026 (Ramadan 1447 H).

Langkah ini dilakukan untuk memastikan harga beras tetap terjangkau dan stabil di tingkat konsumen. “Penjualan akan dilakukan mulai dari wilayah Kota/Kabupaten Mojokerto hingga Jombang, ” Pungkasnya.

Produk dan komoditi yang dijual yakni SPHP Rp 57.500, minyak Kita Rp 30 per 2 liter, bawang merah Rp 13.000, bawang putih Rp 13.000, cabe rawit Rp 18 per1/2 kg, hingga telur Rp 25.000 perkg. (Ud) 

Show More

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button