Produksi Melonjak, PT SGN PG Gempolkrep Proyeksikan Raup Laba Rp 144.55 miliar

General Manager PT SGN PG Gempolkrep, Edy Purnomo dan Ketua PWI Mojokerto, Aminudin Ilham saat bertatap muka dengan awak PWI Mojokerto.
Mojokerto, harianjatim.net – PT. Sinergi Gula Nusantara (SGN) Pabrik Gula Gempolkrep, Mojokerto diproyeksikan mencetak keuntungan Rp 144.55 miliar tahun 2025 ini. Besaran laba tersebut diperoleh dari naiknya produksi tebu sebesar 1.004.063 ton dibandingkan tahun lalu yakni 700 ton lebih.
Kenaikan tersebut mendorong tingkat produktivitas melonjak hingga sebesar 78.01 ton perhektar ditunjang dengan nilai rendemen sebesar 7.91 persen membuat perusahaan yang berdiri sejak era kolonial Belanda, membukukan kenaikan laba hingga Rp 144.55 miliar.
“Optimistis (akan mendapat keuntungan, red) sebesar itu. Produksi kami saat ini baru 70 persen, sementara bahan baku (tebu) masih sangat banyak. Beda dengan tahun lalu bulan segini sudah mulai tipis (bahan bakunya), ” Ungkap General Manager PT. SGN PG Gempolkrep, Edy Purnomo sesaat sebelum plant tour dengan awak Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Mojokerto, Kamis (18/09/2025) kemarin.
Menurut Edy, PG Gempolkrep menaungi lahan perkebunan seluas 12.781 hektar yang terbagi di empat kabupaten. Yakni di Kabupaten Mojokerto, Kabupaten Gresik, Kabupaten Lamongan dan Kabupaten Jombang.
Perkebunan tersebut dikelola oleh 1651 petani yang tersebar di 353 desa dalam 31 kecamatan di empat wilayah Kabupaten tersebut. Pihak PG juga menggandeng 36 koperasi dan empat bank BUMN yakni Mandiri, BNI, BRI dan Bank Jatim.
PG Gempolkrep juga bersinergi dengan PT Pupuk Indonesia untuk mensukseskan program Makmur tersebut. “Kenaikan keuntungan ini sesuai target dalam Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP) tahun 2025,” Pungkas Edy.
Dalam plant tour ini, pihak PG Gempolkrep menunjukkan kepada wartawan yang terhimpun dalam PWI mengenai proses pembuatan gula pasir dari bahan baku tebu diolah melalui penyulingan sampai jadi gula kristal yang manis. (Yu)








