BeritaLifestyleNasional

Suaraga Fest Hadirkan Pengalaman Java Wellness Berakar dari Budaya Solo

Jakarta,harianjatim.net-Suaraga Fest resmi membuka rangkaian festival di hari pertamanya dengan menghadirkan pengalaman yang memadukan wellness, budaya, kreativitas, dan gaya hidup modern. Mengusung semangat Suara dan Raga, festival ini menjadi langkah nyata dalam memperkenalkan Solo sebagai The Wellness City of Java, sebuah destinasi yang menawarkan keseimbangan hidup melalui kekayaan budaya dan tradisi lokal yang relevan dengan gaya hidup masyarakat masa kini.

Sebagai kota yang memiliki akar budaya kuat dalam praktik wellness, Solo menghadirkan pengalaman yang tidak hanya berfokus pada kesehatan fisik, tetapi juga keseimbangan pikiran, emosi, hingga koneksi dengan komunitas. Melalui Suaraga Fest, pengunjung diajak merasakan berbagai aktivitas yang merefleksikan filosofi tersebut, sekaligus memperkenalkan Java Wellness sebagai bagian dari identitas budaya Solo kepada wisatawan domestik maupun mancanegara.

Berlangsung di Taman Balekambang, Solo, hari pertama Suaraga Fest dibuka dengan Wellness Session dimulai pada pukul 06.15 hingga 10.15, dilanjutkan dengan Music Session yang dibuka mulai pukul 14.30 bersama dengan sederet musisi lokal hingga nasional mulai dari The Flyover, Nadhif Basalamah, Man Osman & Traffic Jam, Silampukau, Sore Ze Band hingga Barasuara. Turut dimeriahkan oleh iringan Penampilan Gamelan dan Wayang Orang Solo. Para pengunjung dari kalangan muda urban hingga komunitas lokal hadir hari ini untuk merasakan transformasi ruang publik Solo menjadi untuk keseimbangan hidup yang baru.

 “Melalui Suaraga Fest, kami ingin memperkenalkan Solo sebagai kota dengan energi budaya dan kreativitas yang begitu kuat. Suaraga Fest hadir sebagai titik awal destinasi keseimbangan hidup yang tetap berakar pada warisan budaya, namun tetap relevan dan dekat dengan generasi urban masa kini. Dengan semangat kolaborasi, festival ini turut melibatkan berbagai pelaku industri kreatif di Solo, mulai dari UMKM lokal, komunitas kreatif, seniman, pengrajin, hingga pelaku kuliner sebagai bagian dari ekosistem festival. Kami berharap Suaraga Fest dapat menjadi ruang kolaborasi yang tidak hanya menghadirkan pengalaman baru bagi pengunjung, tetapi juga memberikan dampak positif bagi komunitas dan industri kreatif,” ujar Riandika Winandatama, Chief Executive Officer, Boss Creator.

Laksamana Satrio AP, Co-Founder & Chief Business Officer dari Vindes mengungkapkan, “Suaraga Fest bukan hanya tentang membuat festival, tetapi bagaimana menghadirkan ruang yang terasa dekat, hangat, dan relevan dengan keseharian generasi sekarang. Kami ingin membawa pengalaman yang membuat orang bisa menikmati musik, budaya, komunitas, sekaligus kembali terkoneksi dengan dirinya sendiri dan kota tempat festival ini berlangsung.” 

Suherman Soemardi, COO, MADHAUS menyampaikan, “Senang rasanya bisa menjadi bagian dari kolaborasi di Suaraga Fest, sebuah ruang yang memadukan musik, wellness, budaya, dan komunitas dalam satu pengalaman yang holistik. Melalui berbagai wellness activities hingga community activation seperti Mlaku Santai dan Pit-Pitan, kami ingin menghadirkan pengalaman yang terasa dekat dengan keseharian masyarakat Solo sekaligus tetap relevan dengan gaya hidup generasi masa kini.” 

“Solo memiliki akar budaya yang kuat dalam praktik wellness. Karena itu, kami ingin mengangkat Java Wellness sebagai bagian dari identitas budaya kota ini. Melalui upaya rebranding Solo bersama dengan Suaraga Fest, kami juga berkomitmen mendukung komunitas di industri kreatif Solo pada khususnya dan pelaku wellness agar terus berkembang serta memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat luas,” ujar Respati Achmad Ardianto, Walikota Solo.

“Melalui pendekatan yang inklusif dan dekat dengan gaya hidup masa kini, Suaraga Fest menjadi perpanjangan dari semangat yang kami bangun di Balai Suka untuk menghubungkan komunitas, kreativitas, dan budaya. Kami berharap inisiatif ini dapat membuka lebih banyak ruang kolaborasi di kota Solo khususnya, sekaligus mendorong masyarakat untuk kembali terhubung dengan kota, budaya, dan komunitasnya,” ujar Arthur, mewakili Balai Suka.

Hari Kedua Suaraga Fest akan diadakan pada Minggu, 5 Juli 2026. Suaraga Fest akan menghadirkan pengalaman yang lebih dalam dengan Konser Setapak Sriwedari bersama Maliq & D’Essentials, ditambah Orkes Latar Jembar, Fanny Soegi, ALI, FSTVLST, dan UCUPOP. Wellness sessions akan lebih intensif dengan fokus pada introspeksi dan memperdalam koneksi dengan tradisi Jawa. Serta jangan lewatkan closing ceremony festival yang akan menjadi moment bersejarah bagi Solo dan industri festival Indonesia.

Melalui Music Pass, Suaraga Fest menghadirkan pengalaman musik dengan deretan musisi kenamaan seperti Maliq & D’Essentials, ditambah Orkes Latar Jembar, Fanny Soegi, ALI, FSTVLST, dan UCUPOP. Festival Pass menawarkan pengalaman khas Suaraga Fest yang menggabungkan konser musik dan satu sesi wellness pilihan dalam satu tiket. Pengunjung dapat menikmati penampilan musisi nasional sekaligus mengikuti berbagai aktivitas untuk raga mulai dari yoga, mat pilates hingga Senam Kesegaran Jasmani (SKJ)  bersama para praktisi yoga seperti Sazou Gautama, Rindu & Carissa, Anjasmara, dan masih banyak lagi.  Festival Pass tersedia seharga Rp250.000 untuk hari kedua.

Sementara Limited Premium Raga menghadirkan premium wellness experiences bersama Atsiri Jawa dan terinspirasi dari filosofi keseimbangan hidup dalam budaya Jawa seharga Rp 1.000.000. Program ini menghadirkan rangkaian pengalaman eksklusif seperti Beksan Laku Jawi & Laras Wening serta Racik Candra Raksi, yang menggabungkan olah gerak, meditasi, refleksi diri, dan eksplorasi aroma dalam satu perjalanan yang holistik. Suaraga Fest percaya bahwa budaya bukan hanya warisan, tetapi fondasi dari keseimbangan hidup, dan hal tersebut bukan sekadar tren, melainkan bagian dari masa depan sebuah kota.  Untuk informasi lebih lanjut, silakan kunjungi   akun sosial media @Suaragafest.(ino)

Show More

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button