Diabetes Dan Stroke Melejit, Ning Ita Gencar Turba Ajak Warga Olahraga

Wali Kota Ika Puspitasari gencar turba tekan laju PTM di Kota Mojokerto.
Mojokerto, harianjatim.net – Pemerintah Kota (Pemkot) Mojokerto tengah gencar turun ke bawah (turba) menyosialisasikan Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tidak Menular (PTM). Gerakan ini belakangan makin masif, pasalnya angka kasus PTM di Kota Mojokerto terus meningkat.
Terutama diabetes, hipertensi, penyakit jantung, dan stroke. Pemerintah kota ingin menekan kenaikan kasus tersebut melalui edukasi dan perubahan perilaku hidup sehat masyarakat.
“Angka penyakit tidak menular ini perlu menjadi perhatian kita bersama. Kalau kita melihat datanya, peningkatannya cukup besar. Oleh karena itu, kita harus bersama-sama mencari cara agar angka penyakit ini tidak terus meningkat,” kata Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari saat sosialisasi PTM di Kelurahan Kauman, Kecamatan Prajurit Kulon, Senin (10/8/2026).
Karenanya, Wali Kota yang akrab dipanggil Ning Ita ini mengajak masyarakat untuk membudayakan aktivitas fisik sebagai bagian dari pola hidup sehat guna mencegah dan menekan PTM.

Berdasarkan data dari Dinkes PPKB Kota Mojokerto PTM seperti diabetes dan hipertensi meningkat signifikan dibanding tahun sebelumnya.
Pencegahan PTM tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi membutuhkan kesadaran dan keterlibatan masyarakat melalui penerapan pola hidup sehat dalam kehidupan sehari-hari.
“Oleh karena itu, pola hidup sehat ini harus terus kita budayakan. Jangan sampai kita baru peduli terhadap kesehatan ketika sudah sakit. Yang lebih penting adalah bagaimana kita menjaga kesehatan sejak awal, melalui pola makan yang baik dan aktivitas fisik yang rutin,” tutur Ning Ita.
Untuk mengatasi menjamurnya kasus ini, aktivitas fisik tidak harus dilakukan melalui olahraga berat maupun di tempat khusus. Masyarakat dapat memulainya dari kegiatan sederhana, selama dilakukan secara rutin dan menjadi bagian dari kebiasaan sehari-hari.
“Jadikan olahraga itu sebagai kebutuhan. Kebutuhan karena kita pengin sehat, karena kita pengin hidup panjang dan produktif. Tidak sakit sakitan,” pesan Ning Ita.
Untuk memperkuat kebiasaan tersebut, Ning Ita mendorong kader kesehatan, pengurus RT/RW, serta tokoh masyarakat untuk ikut mengajak warga lebih aktif bergerak. Berbagai kegiatan seperti jalan sehat, senam bersama, maupun aktivitas fisik di lingkungan masing-masing dapat dikembangkan sesuai kebutuhan masyarakat.
“Saya berharap kader, ketua RT, ketua RW, dan seluruh elemen masyarakat terus mengingatkan serta mengajak warga untuk menjaga kesehatan. Kalau dilakukan bersama-sama, kebiasaan baik ini akan lebih mudah tumbuh dan menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari,” pesan Ning Ita.
Melalui penguatan edukasi dan keterlibatan masyarakat, Pemerintah Kota Mojokerto terus mendorong upaya pencegahan PTM dari lingkungan masyarakat. Dengan membiasakan tubuh tetap aktif dan menerapkan pola hidup sehat, diharapkan masyarakat Kota Mojokerto semakin sehat, produktif, dan berdaya. (Adv-kom)







